Khasiat & Manfaat
Pohon betadin, yang secara lokal juga sering disebut tanaman yodium atau jarak tintir (Jatropha multifida), memiliki ciri khas getah bening kekuningan yang berkhasiat mirip dengan obat merah atau cairan antiseptik medis Povidone-Iodine. Getah dari batang dan daunnya mengandung flavonoid, saponin, dan tanin yang memiliki efek antimikroba, antibakteri, sekaligus hemostatik (penghenti pendarahan) yang sangat cepat. Tanaman ini adalah pertolongan pertama alami yang sangat efektif untuk menyembuhkan luka luar tipe basah, seperti luka sayat pisau, lecet akibat terjatuh, atau goresan ringan. Getahnya mampu membentuk lapisan pelindung transparan di atas luka yang mencegah masuknya bakteri penyebab infeksi, mempercepat pembekuan darah, serta merangsang pengeringan luka dalam waktu singkat tanpa meninggalkan bekas yang menghitam.
Bagaimana cara
mengonsumsinya?
Penting: Tanaman ini hanya digunakan secara topikal (pemakaian luar kulit) dan sangat beracun jika dikonsumsi (diminum/dimakan). Cara menggunakannya sangat mudah, menjadikannya obat P3K alami yang sangat praktis. Saat terjadi luka berdarah ringan atau lecet, segera cuci luka dengan air bersih. Patahkan ujung batang yang muda atau petik satu tangkai daun dari pohon betadin. Dalam hitungan detik, akan keluar tetesan getah berwarna bening agak kekuningan dari bekas patahan tersebut. Teteskan dan oleskan getah tersebut secara merata langsung ke permukaan luka terbuka. Pada awalnya akan terasa sedikit perih, namun getah akan segera mengering, membekukan darah, dan menutup luka. Lakukan penetesan getah ini 2 kali sehari hingga luka benar-benar mengering dan menutup.
Lokasi Budidaya
GH RW 1
Desa Mekarjaya
Ditanam dan dirawat secara kolektif di area GH RW 1.
Stok Saat Ini
2 Bibit
🌱QR Code Digital
Scan untuk akses instan di lokasi kebun