Khasiat & Manfaat
Mendapat julukan "Raja Pahit", senyawa andrographolide dalam sambiloto sangat kuat. Untuk diabetes, ia bekerja layaknya insulin sintetis yang secara aktif membantu menurunkan kadar glukosa dalam darah secara drastis. Untuk penderita hipertensi, sambiloto merelaksasi otot-otot dinding pembuluh darah, melebarkannya agar tensi turun seketika. Pada kasus asam urat, sifat antiradangnya menghambat pembentukan prostaglandin, menghentikan sinyal rasa sakit kronis di persendian. Herbal ini juga merupakan imunomodulator ganas yang meningkatkan jumlah sel darah putih penelan virus dan bakteri penyebab demam dan infeksi.
Bagaimana cara
mengonsumsinya?
Ambil sekitar 10-15 gram daun sambiloto segar (atau 5 gram jika sudah dikeringkan). Cuci bersih, lalu rebus dengan 3 gelas air hingga mendidih dan menyusut menjadi 1 gelas. Saring dan biarkan hingga hangat. Karena rasanya yang luar biasa pahit dan menempel lama di lidah, sangat dianjurkan meminum banyak air putih hangat setelahnya atau menyuap sesendok madu murni. Hati-hati, karena efek penurun tekanan darah dan gulanya sangat kuat, konsumsilah sesuai takaran agar tidak memicu lemas, gula darah anjlok (hipoglikemia), atau tekanan darah merosot (hipotensi).
Lokasi Budidaya
VG RW 8
Desa Mekarjaya
Ditanam dan dirawat secara kolektif di area VG RW 8.
Stok Saat Ini
5 Bibit
🌱QR Code Digital
Scan untuk akses instan di lokasi kebun